Search

Risalah

Kajian Islam

Category

Umar bin al-Khaththab

Penaklukan Baitul Maqdis

Perjalanan Umar radhiallahu ‘anhu. Ke Wilayah Syam Tahun 15 H
Kisah ini disebutkan oleh Abu Ja’far ath-Thabari dari riwayat Saif bin Umar. Adapun ringkasan yang telah disebutkannya ataupun orang-orang lain yang mengikutinya sebagai berikut:

Ketika Abu Ubaidah selesai menaklukkan Damaskus, dia segera menulis surat kepada penduduk Elliya agar mereka memeluk agama Allah Subhanahu wa Ta’ala. dan masuk Islam, atau mereka membayar jizyah, jika tidak maka mereka akan diperangi. Namun mereka enggan menerima tawaran itu. Akhirnya Abu Ubaidah segera mengerahkan segenap pasukannya untuk menyerbu mereka dan dia menunjuk said bin Zaid sebagai pimpinan sementara di Damaskus. Setelah itu dia mulai mengepung Baitul Maqdis hingga mereka terjepit dan meminta damai dengan syarat yang datang langsung adalah Amirul mukminin Umar bin al-Khaththab radhiallahu ‘anhu. Abu Ubadaih segera menuliskan surat kepada Umar bin al-Khaththab, dan Umar langsung mengumpulkan para sahabat untuk bermusyawarah.

Continue reading “Penaklukan Baitul Maqdis”

Penaklukan Syam dan Mesir di era Umar bin al-Khaththab رضي الله عنه

Penaklukan yang terjadi di negeri Syam pada masa Umar bin al-Khaththab رضي الله عنه merupakan periode kedua dari penaklukan di kawasan ini setelah sebelumnya dimulai oleh Abu Bakar ash-Shiddiq رضي الله عنه, dan inilah perinciannya.

Continue reading “Penaklukan Syam dan Mesir di era Umar bin al-Khaththab رضي الله عنه”

Sikap tegas Umar رضي الله عنه dalam hidupnya

Ibnu Jarir menyebutkan peristiwa pada tahun 18 H dari jalur Saif bin Umar dengan sanadnya kepada as-Sya’bi, dia berkata, “Abu Ubaidah menulis surat kepada Umar bin al-Khaththab رضي الله عنه bahwa sebagian dari kaum muslimin minum khamr, di antara mereka; Dhirar dan Abu Jandal bin Suhail, kami bertanya kepada mereka mengapa masih meminum Khamr, maka mereka menjawab, ‘Al-Qur’an memberikan pilihan pada kami (antara meminum ataupun tidak) dalam ayat-Nya yang berbunyi:

Continue reading “Sikap tegas Umar رضي الله عنه dalam hidupnya”

Kisah terbunuhnya Umar bin al-Khaththab رضي الله عنه

Ketika Umar رضي الله عنه selesai melaksanakan ibadah haji pada tahun 23 H beliau sempat berdoa kepada Allah سبحانه وتعالى di Abthah, mengadu kepada Allah تعالى tentang usianya yang telah senja, kekuatannya telah melemah, sementara rakyatnya tersebar luas dan ia takut tidak dapat menjalankan tugas dengan sempurna. Ia berdoa kepada Allah تعالى agar Allah تعالى mewafatkannya dan berdoa agar Allah تعالى memberikan syahadah (mati syahid) serta dimakamkan di negeri hijrah (yaitu Madinah, sebagaimana yang terdapat dalam shahih Muslim bahwa Umar رضي الله عنه pernah berkata,

Continue reading “Kisah terbunuhnya Umar bin al-Khaththab رضي الله عنه”

Yang patut diteladani dari Umar bin al-Khaththab رضي الله عنه

Umar رضي الله عنه pernah berkata, “Tidak halal bagiku harta yang diberikan Allah سبحانه وتعالى kecuali dua pakaian. Satu untuk dikenakan di musim dingin dan satu lagi digunakan untuk musim panas. Adapun makanan untuk keluargaku sama saja dengan makanan orang-orang Quraisy pada umumnya, bukan standar yang paling kaya di antara mereka. Aku sendiri hanyalah salah seorang dari kaum muslimin.”

Continue reading “Yang patut diteladani dari Umar bin al-Khaththab رضي الله عنه”

Keutamaan Umar bin al-Khaththab رضي الله عنه

Diriwayatkan dari az-Zuhri dia berkata, Aku diberitahukan oleh Hamzah dari bapaknya bahwa Rasulullah صلي الله عليه وسلم bersabda, “Ketika aku tidur maka aku bermimpi meminum -yaitu susu- hingga aku melihat bekas-bekas susu tersebut melekat pada kuku-kukuku kemudian aku berikan kepada Umar.” Mereka bertanya, “Apa takwilnya wahai Rasulullah صلي الله عليه وسلم?” Maka Rasulullah صلي الله عليه وسلم menjawab, “Ilmu.”

Continue reading “Keutamaan Umar bin al-Khaththab رضي الله عنه”

Keislaman dan fadhilah Umar bin al-Khaththab رضي الله عنه

Umar bin al-Khaththab رضي الله عنه masuk Islam ketika berusia dua puluh tujuh tahun, beliau mengikuti perang Badar dan seluruh peperangan yang terjadi setelahnya bersama Rasulullah صلي الله عليه وسلم Beliau juga pernah diutus untuk berangkat bersama sebahagian tentara untuk memata-matai dan mencari informasi tentang musuh, terkadang menjadi pemimpin dalam tugas ini.

Continue reading “Keislaman dan fadhilah Umar bin al-Khaththab رضي الله عنه”

Nasab, profil dan kisah keislaman Umar bin al-Khaththab

Nama lengkapnya adalah Umar bin al-Khaththab bin Nufail bin Adi bin Abdul Uzza bin Riyah bin Abdullah bin Qurth bin Razah bin Adi bin Ka’ab bin Lu’ai, Abu Hafs al-‘Adawi. Julukan beliau adalah al-Faruq. Ada yang menyebutkan bahwa gelar itu berasal dari Ahli Kitab. Dalam riwayat lain, Rasulullah صلي الله عليه وسلم memberikan gelar al-Faruq kepadanya, sebagaimana ini diriwayatkan oleh Ibnu Sa’ad dari Dzakwan, seraya dia berkata, “Aku telah bertanya kepada Aisyah, ‘Siapakah yang memanggil Umar dengan nama al-Faruq?’, maka Aisyah menjawab ‘Rasulullah’.”
Continue reading “Nasab, profil dan kisah keislaman Umar bin al-Khaththab”

Blog at WordPress.com.

Up ↑