Search

Risalah

Kajian Islam

Category

Wudhu & Thaharah

Fatwa ulama seputar wudhu

Masalah: Hukum mengucapkan basmalah sebelum wudhu

Pendapat Syaikh al-Albani: (Ada dalil yang mewajibkannya) Ini adalah pendapatnya Zhahiriyah, Ishaq, salah satu riwayat dari Imam Ahmad. Shodiq khan dan asy-Syaukani juga memilih pendapat ini. Dan Insya Allah pendapat inilah yang benar, Lihat as-Sail al-Jaraar (1/ 76-77). [Tamaamul Minnah hal. 89]

Continue reading “Fatwa ulama seputar wudhu”

Advertisements

10 perkara yang disunnahkan untuk berwudhu

Secara bahasa wudhu berarti kebersihan dan baik (Syarhul Mumti’ 1/148). Sedangkan secara syar’i (terminologi) adalah “Menggunakan air yang tohur (suci dan mensucikan) pada anggota tubuh yang empat (yaitu wajah, kedua tangan, kepala, dan kedua kaki) dengan cara yang khusus menurut syari’at.” [Al-fiqh al-Islami 1/208]

Continue reading “10 perkara yang disunnahkan untuk berwudhu”

Keutamaan dan hikmah disyari’atkannya wudhu

Secara bahasa wudhu berarti kebersihan dan baik (Syarhul Mumti’ 1/148). Sedangkan secara syar’i (terminologi) adalah “Menggunakan air yang tohur (suci dan mensucikan) pada anggota tubuh yang empat (yaitu wajah, kedua tangan, kepala, dan kedua kaki) dengan cara yang khusus menurut syari’at.” [Al-fiqh al-Islami 1/208]

Continue reading “Keutamaan dan hikmah disyari’atkannya wudhu”

Fatwa Syaikh al-Albani tentang pembatal-pembatal wudhu

Berikut ini adalah sejumlah pertanyaan yang sering dilontarkan umat Islam seputar wudhu (thaharah atau bersuci) dan pembatal-pembatalnya. Syaikh Muhammad Nashiruddin al-Albani رحمه اللة menjawab lewat fatwa-fatwanya yang dirangkum dari kitab beliau, “Taujiihu as-Saari Likhtiyaraat al-Fiqhiyyah li as-Syaikh al-Albani.”

Masalah : Apakah tidur dapat membatalkan wudhu?

Pendapat Syaikh al-Albani: Yang benar bahwa tidur secara mutlak merupakan pembatal wudhu, dan tidak ada dalil untuk mengecualikan hadits dari Shofyan bin ‘Asaal, bahkan hadits ini dikuatkan dengan haditsnya Ali رضي الله عنه yang diriwayatkan secara marfu’: “Kedua mata itu taliyang mengikat pintu dubur. Barangsiapa yang tidur, hendaklah ia berwudhu.” Sanad hadits ini adalah hasan, sebagaimana yang sebutkan oleh al-Mundziri, an-Nawawi dan Ibnu ash-Sholah.

Continue reading “Fatwa Syaikh al-Albani tentang pembatal-pembatal wudhu”

Thaharah (bersuci) dan rahasia dibaliknya

Thaharah secara bahasa (etimologi) berarti suci dan bersih dari hadats. Sedangkan menurut istilah (terminologi) bermakna menghilangkan hadats dan najis. Seluruh air yang turun dari langit dan keluar dari bumi adalah suci dan menyucikan. Hal ini berdasarkan firman Allah,

وَهُوَ الَّذِي أَرْسَلَ الرِّيَاحَ بُشْرًا بَيْنَ يَدَيْ رَحْمَتِهِ ۚ وَأَنْزَلْنَا مِنَ السَّمَاءِ مَاءً طَهُورًا

“Dialah yang meniupkan angin (sebagai) pembawa kabar gembira dekat sebelum kedatangan rahmat-nya (hujan); dan Kami turunkan dari langit air yang amat bersih (suci lagi menyucikan).” [Qs. al-Furqaan: 48]

Continue reading “Thaharah (bersuci) dan rahasia dibaliknya”

Blog at WordPress.com.

Up ↑